Ilustrasi tikus laboratorium

Tikus digunakan pada banyak penelitian bahkan untuk mempelajari perilaku dan cara belajar pada binatang. Mereka sering digunakan sebagai model binatang untuk diamati proses saraf otak dalam melakukan suatu pekerjaan.

Para peneliti dari Caltech menemukan bahwa tikus bisa belajar menavigasi labirin rumit 1000 kali lebih cepat dibanding melakukan pekerjaan yang tidak biasa dilakukan spesies ini.

Labirin ini memiliki 63 persimpangan dan 64 ujung (dimana salah satunya berisi air minum), dimana para tikus harus membuat sejumlah keputusan sebelum sampai pada air minum tadi. Menariknya, para peneliti melibatkan sejumlah mahasiswa Caltech dan menemukan bahwa keduanya belajar dengan cara yang mirip.

19 tikus dalam eksperimen ini membutuhkan rata-rata 10 kali percobaan untuk menemukan jalur terbaik dari kandang ke ujung yang berisi air minum. Semuanya cenderung melangkah terus hingga buntu sebelum berbalik arah. Ketika menjelajahi, mereka cenderung bergantian belok kanan kemudian kiri dan seterusnya.

Sumber: CalTech