Port USB-C di laptop dan kabelnya

Semua ponsel dan perangkat elektronik di Eropa nantinya harus menggunakan port USB-C sesuai usulang dari Komisi Eropa.

Proposal ini bertujuan untuk mengurangi limbah elektronik dan “kerepotan konsumen” karena banyaknya variasi jenis port terutama charger smartphone. Tak hanya itu, mereka juga ingin charger tidak ada di dalam paket penjualan perangkat elektronik.

“Dengan proposal hari ini… USB-C akan menjadi port standar untuk semua smartphone, tablet, kamera, headphone, speaker ringkas, dan konsol game genggam,” demikian laporan tersebut.

Uni Eropa sebut kerja sama dengan industri telah mengurangi jumlah charger dari 30 menjadi 3 saja dalam satu dekade terakhir. Salah satunya adalah port Lightning Apple yang digunakan sekitar 20 persen perangkat yang dijual di Eropa.

Uni Eropa pertama kali mengusulkan untuk hanya ada satu jenis charger perangkat elektronik pada tahun lalu.

Pada saat itu, Apple bereaksi dan memberikan pernyataan bahwa usulan itu akan menghambat inovasi dan sikap mereka tidak akan berubah. Namun Apple meluncurkan iPhone 12 tanpa charger di dalam kotak dan klaim hal itu akan mengurangi 861.000 ton tembaga, seng, dan timah. Sejumlah perangkat Apple juga kini menggunakan port USB-C seperti laptop berbasis Mac dan juga sebagian iPad termasuk iPad Mini terbaru. Dengan hampir semua smartphone Android menggunakan port USB-C, tampaknya masih ada kemungkinan iPhone terbaru nantinya juga akan beralih ke USB-C.

Sumber: Uni Eropa