Ilustrasi bakteri usus

Perubahan pola makan atau diet memang sangat besar perannya untuk penurunan berat badan. Namun tampaknya ada faktor lain.

Penelitian yang dipublikasikan di American Society for Microbiology menemukan bahwa bakteri usus juga punya pengaruh terhadap berat badan. Tentunya bakteri yang mengurangi berat badan adalah yang memudahkan pencernaan makanan-makanan yang bermanfaat untuk tubuh.

Para peneliti mengunakan metode metagenomik yang mengambil sampel dari usus dan darah untuk melihat komunitas mikroba yang berkembang. Para partisipan dibagi dalam dua grup dimana grup pertama mengalami penurunan berat badan sebanyak satu persen dalam 6-12 bulan sedangkan grup kedua mempertahankan berat badan selama periode yang sama.

Setelah memperhitungkan faktor penting lainnya seperti usia dan jenis kelamin, para peneliti menemukan 31 fitur fungsional metagenomik dasar yang berkaitan dengan penurunan berat badan.

Yang paling penting adalah orang-orang yang tidak mengalami penurunan berat badan memiliki mikroba pemecah tepung yang lebih banyak dibanding grup yang mengalami penurunan berat badan. Sedangkan grup yang mengalami penurunan berat badan memiliki sejumlah gen yang membantu bakteri usus tumbuh dan memperbanyak diri serta membangun dinding sel lebih cepat.

Sumber: EurekAlert