Tanaman MIT yang menyala dalam kegelapan

Bisa jadi tanaman ini menjadi solusi penghijauan kota termasuk mengurangi penggunaan lampu penerangan jalan di masa depan.

Para peneliti dari MIT (Massachusetts Institute of Technology) memperkenalkan proyek penting mereka pada tahun 2017 lalu. Setelah berhasil membuat tanaman generasi pertama yang bercahaya pada kegelapan, kini mereka mengumumkan produk generasi kedua yang lebih terang. Bahkan tanaman generasi kedua mereka ini 10 kali lebih terang dibanding generasi pertamanya.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanaman generasi kedua ini mampu menerangi selama beberapa menit setelah dipaparkan lampu LED selama 10 detik saja. Efek ini dimungkinkan berkat enzim luciferase yang ditemukan pada kunang-kunang.

Tanaman ini digabungkan dengan “kapasitor cahaya” yang mengandung strontium aluminat yang dilapisi silika. Partikel-partikel ini bisa menyerap cahaya dari matahari atau lampu. Para peneliti berharap dapat terus mengembangkannya menjadi lebih terang dan tahan lebih lama lagi.

Sumber: MIT