Tapir dataran rendah

Walau berukuran besar dan makan tumbuhan dalam jumlah yang besar, ternyata herbivora besar membantu melestarikan tumbuhan-tumbuhan di hutan tropis.

Para peneliti mamalia herbivora baru-baru ini mempublikasikan sebuah artikel baru di Journal of Applied Ecology.

Mereka membandingkan hutan-hutan yang memiliki binatang-binatang terkait seperti tapir dataran rendah (Tapirus terretris) dan peccari berbibir putih (Tayassu pecari) dengan hutan-hutan yang dipagari sehingga tidak ada mamalia herbivora. Kesimpulannya adalah kehadiran para herbivora ini bisa memperlambat pengurangan keberagaman tumbuhan di area-area tadi. Bisa dikatakan bahwa binatang-binatang tadi justru melestarikan tumbuhan-tumbuhan di hutan tropis.

Menurut penelitian ini, hutan tua dengan keanekaragaman hayati yang tinggi mendapatkan manfaat paling banyak. “Hasilnya menunjukkan bagaimana komposisi hutan sangat dipengaruhi ketika binatang diambil dari bioma, sebuah tanda yang mungkin terjadi pada rangkaian fragmen lainnya di Hutan Atlantik, salah satu bioma yang paling terancam punah di planet ini,” demikian yang disampaikan oleh para peneliti.

Maka usaha konservasi yang dilakukan harus difokuskan secara menyeluruh sehingga tidak mungkin hanya memperhatikan binatangnya atau tumbuhannya saja. Namun tidak semua yang punah merupakan perbuatan manusia seperti halnya nenek moyang gajah yaitu mammoth.

Sumber: Phys.org