Frame kendaraan listrik Foxconn

Pada acara HHTD21, Foxconn memamerkan tiga prototipe kendaraan listrik terbarunya. Ada dua mobil dan satu bus.

Perusahaan ini paling dikenal sebagai pabrik pembuat perangkat elektronik dari berbagai merek terkenal dunia seperti Dell, Hewlett Packard, Sony, dan lainnya. Namun sebagian besar produk yang dirakit adalah untuk Apple.

Maka keberadaan kendaraan-kendaraan listrik buatan Foxconn menjadi suatu hal yang mengagetkan banyak pihak. Terlebih lagi dengan ungkapan bahwa mereka “bukan lagi anak baru di kota” dalam hal kendaraan listrik dan menargetkan untuk mengembangkan bisnis ini hingga bernilai $NT 1 triliun atau setara dengan Rp505 triliun per tahunnya.

Foxconn mengembangkan prototipe kendaraan-kendaraan listrik ini di bawah merek Foxtron dan berkolaborasi dengan Yulon Motor. Yulon Motor sendiri memiliki merek Luxgen dan memanufaktur untuk merek Mitsubishi dan Nissan di pasar lokal. Prototipe ini adalah sebuah sedan mewah (Model E), SUV (Model C), dan bus transit (Model T).

Kendaraan-kendaraan ini dibangun dengan platform open software dan hardware yaitu MIH Consortium.

Model E sebagai mobil sedan listrik mewahnya diperkirakan akan memiliki kekuatan setara 750 tenaga kuda dan mencapai 0-100km/h dalam waktu 2,8 detik saja. Sekali isi baterai penuh diperkirakan mampu mencapai 750km. Sayangnya tidak disebutkan tanggal peluncuran pastinya.

Model C yang menjadi mobil SUV listrik ini akan hadir tahun 2023, setidaknya di Taiwan. Mobil ini nantinya mampu mencapai 0-100km/h dalam waktu 3,8 detik saja. Kemungkinan harganya sekitar $NT 1 juta atau sekitar Rp505 juta.

Sedangkan Model T yang menjadi bus transit berbasis listrik diperkirakan mampu mencapai 400km dengan kecepatan tertinggi 120km/h.

Foxtron ingin menargetkan dan memanfaatkan produksi kendaraan listrik sesuai dengan pasarnya untuk menekan biaya. Maka dari itu, perusahaan ini berencana untuk membuat pabrik kendaraan listrik di Amerika Serikat dan baru-baru ini mengumumkan akan mengakuisisi pabrik manufaktur milik Lordstown di Ohio yang disebut sedang mengalami kesulitan. Pasar ini sangat menarik terutama untuk negara bagian seperti New York yang segera merealisasikan aturan larangan kendaraan BBM.

Mereka juga akan membuat truk pickup Endurance dari Lordstown di pabrik itu, serta membuat kendaraan-kendaraan listrik Fisker pada akhir tahun 2023 nanti. Sedangkan untuk pasar Eropa, Foxconn akan mengumumkan rencananya dalam waktu dekat.

Sumber: Nikkei