Google Pixel 6 dan Pixel 6 Pro

Google mengumumkan smartphone terbarunya yaitu Pixel 6 dan Pixel 6 Pro bulan lalu dan diperkirakan akan meluncurkan Android 12 pada waktu yang berdekatan.

Yang menjadikan pengumuman ini menarik adalah chip Tensor buatan Google sendiri yang akan memberikan kekuatan utama pada Pixel 6 dan Pixel 6 Pro. Kini Google resmi meluncurkan kedua smartphone terbarunya dengan informasi yang jauh lebih lengkap.

Smartphone dari Google bervariasi dari generasi ke generasi, bergantian antara memberikan fitur terunggul dan harga premium dengan fitur yang cukup dan harga lebih terjangkau. Kali ini tampaknya Pixel 6 dan Pixel 6 Pro menyasar kelas premium untuk melawan penawaran terbaik dari Apple dan Samsung. Tentunya dengan harga yang tidak semahal merek-merek tadi yaitu mulai dari US$600 (sekitar Rp8,47 juta) untuk Pixel 6 dan US$900 (sekitar Rp12,7 juta) untuk Pixel 6 Pro.


Desain

Dibanding Pixel 5 yang menjadi pendahulunya, Pixel 6 mengusung desain yang sedikit berbeda namun tetap mudah dikenal sebagai smartphone Pixel. Bagian belakangnya memiliki area kamera yang memanjang kedua sisi dan warna two tone pada bagian atas dan bawahnya. Pixel 6 memiliki kamera wide and ultrawide angle sedangkan Pixel 6 Pro memiliki satu kamera tambahan yaitu kamera telefoto.


Kamera

Kamera wide pada keduanya memiliki sensor 50MP dengan filter quad-bayer, yang menempatkan empat piksel di balik setiap blok warna. Efektifnya hasil foto bukanlah 50MP namun lebih padat menjadi 12,5MP saja. Tentunya jumlah piksel bukanlah penentu kualitas gambar, dimana Pixel 6 dan Pixel 6 Pro memiliki ukuran piksel yang lebih besar dan disebut sangat baik untuk kondisi cahaya yang kurang.

Kamera ultrawide tampaknya lebih tradisional dengan sensor 12MP, bukaan f/2.2, dan sudut penglihatan 114 derajat.

Dan khusus untuk Pixel 6 Pro, kamera telefotonya menggunakan sensor 48MP dengan 4x zoom optik.

Untuk kemampuan video, kamera belakangnya mampu merekam dengan resolusi 1080p dan 4k pada 30 atau 60 fps disertai berbagai fitur seperti cinematic panning, slow-motion, timelapse, astrophotography timelapse, dan yang pasti optical image stabilization.

Kamera depannya berbeda untuk kedua smartphone terbaru Google. Pixel 6 menggunakan kamera depan 8MP dengan bukaan f/2.0 sedangkan Pixel 6 Pro menggunakan sensor 11.1MP dengan ukuran piksel lebih besar namun dengan bukaan f/2.2 saja.


Prosesor

Tentunya yang menjadi sorotan utama adalah chip pertama Google yang disebut Tensor. Google klaim chip ini 80 persen lebih cepat dibanding chip yang digunakan pada Pixel 5. Tak hanya itu, chip ini juga mampu mendukung fitur AI (articial intelligence) yang jauh lebih cepat seperti pendeteksi pembicaraan yang lebih cepat dan akurat serta untuk pemrosesan gambar juga.

Spesifikasi teknis dari chip Tensor ini memiliki delapan inti prosesor, dimana ada dua inti ARM Cortex-X1 dengan kecepatan 2.8GHz, dua inti ARM Cortex A76 dengan kecepatan 2.25GHz, dan empat inti ARM Cortex A55 dengan kecepatan 1.8GHz. Jelas sekali bahwa empat inti prosesor terakhir tidak dipacu secepatnya dan berperan sebagai inti prosesor efisien untuk pekerjaan-pekerjaan ringan.


Layar

Pixel 6 dan Pixel 6 Pro memiliki ukuran layar yang berbeda. Pixel 6 adalah varian yang lebih kecil berukuran 6,1 inci dengan resolusi 1.080 x 2.400 dengan teknologi layar OLED. Sedangkan Pixel 6 Pro memiliki ukuran layar 6,7 inci dengan resolusi 1.440 x 3.120 dengan teknologi layar OLED juga.

Keduanya mengusung refresh rate yang tinggi seperti halnya smartphone-smartphone unggulan terkini. Hanya saja Pixel 6 terbatas hingga 90Hz dan Pixel 6 Pro mencapai 120Hz.


Baterai

Faktor ini juga perlu diperhatikan untuk semua perangkat mobile. Dengan semakin hebat kemampuan perangkat, tidak mengherankan bila diperlukan lebih banyak energi yang dihabiskan.

Pixel 6 memiliki baterai berukuran 4.614mAh dan Pixel 6 Pro memiliki baterai berkapasitas 5.003 mAh. Google menyebutkan bahwa keduanya bisa bertahan hingga 24 jam bila baterainya penuh di awal walau dengan konektivitas 5G menyala terus. Angka ini tampaknya masih bisa dipercaya, mengingat Pixel 5 mampu bertahan menyala sesuai dengan perhitungan Google. Hanya saja chip Tensor dari Google masih sangat baru sehingga perlu ditunggu hingga banyak ulasan independen membuktikannya.

Yang pasti smartphone ini akan mulai dijual tanggal 28 Oktober mendatang di Amerika Serikat. Sedangkan kita sebaiknya bersabar dulu sebelum Pixel 6 dan Pixel 6 Pro resmi dijual di sini.