Ilustrasi VAR mendeteksi offside

Kemajuan teknologi semakin memudahkan manusia untuk mendeteksi dengan presisi tinggi. Kali ini berkaitan dengan sepakbola.

Fifa tengah membangun sebuah teknologi wasit didukung video (VAR/video assistand referee) yang menjadi peran sangat penting dalam pertandingan sepakbola. Kini ini untuk Arab Cup, organisasi ini akan menguji teknologi yang akan membantu para wasit untuk menentukan pemain yang offside.

Bagi yang kurang memahami aturan sepakbola, aturan offside membantu mencegah para pemain terlalu dekat dengan gawang lawannya. Para pemain tidak boleh lebih dekat dari gawang dibanding lawan pemain belakang termasuk penjaga gawangnya. Bahkan pada musim Premier League, ada 32 cetakan gol yang tidak dihitung karena offside.

Sistem semi otomatis ini mengumpulkan sekitar 29 titik data hingga 50 titik data per detik untuk setiap pemain. Yang dilacak adalah bagian tubuh berupa kaki dan tangan ketika bola dimainkan atau titik tendangan (kick point). Teknologi ini juga dibantu oleh 10 dan 12 kamera yang dipasang di atap stadion. Bila ada potensi offside, maka operator akan dinotifikasi oleh sistem ini yang kemudian bisa melihat kembali kejadiannya secara langsung.

Teknologi ini disebut lebih cepat mendeteksi offside dibanding VAR terkini.

Bila pengujian ini lancar, teknologi pendeteksi offside ini bisa digunakan pada Piala Dunia 2022 di Qatar. Sementara ini pengujiannya sudah dilakukan di Inggris, Jerman, dan Spanyol. Teknologi ini awalnya direncanakan untuk diuji di lebih banyak negara namun pandemi ini menghalanginya sehingga pengujiannya terbatas.

Sumber: BBC