Ilustrasi Interior Tesla Model 3

Tesla sebagai perusahaan pembuat kendaraan listrik terbilang sukses. Namun pasokan chip dunia yang menipis perlahan dirasakan oleh Tesla.

Dilaporkan bahwa sejumlah mobil Model 3 dan Model Y yang sampai ke pelanggan memiliki fitur yang hilang. Sejumlah port USB-C yang harusnya ada di depan dan belakang internal mobil ternyata tidak ada pada mobil-mobil terkini. Beberapa pelanggan memang telah diberitahukan dari awal namun sebagian baru menemukannya setelah membawa mobil listriknya pulang.

Para spesialis di bidang ini dan lainnya mengatakan bahwa hilangnya port USB ini akibat pasokan chip global yang menipis. Beberapa pelanggan mendengar Tesla akan memasang port yang hilang tadi pada bulan Desember nanti namun belum jelas apakah hal ini akan dilakukan oleh semua pelanggan. Tesla juga tampaknya juga berhenti merespon pernyataan-pernyataan ini dan tampaknya telah membubarkan tim humasnya.

Ini bukan pertama kalinya merek otomotif mengirimkan mobil tanpa bagian tertentu seperti Tesla ini. BMW juga baru-baru ini menghilangkan fitur layar sentuh pada beberapa model mobilnya. Baik Tesla maupun BMW juga telah menghilangkan lumbar support pada kursi penumpang mobilnya. Tentunya sulit untuk menemukan solusi atau alternatif yang baik karena banyak perusahaan otomotif lainnya menunda pengiriman hingga menghentikan produksi sementara, yang berarti para pelanggan harus menunggu lebih lama.

Port USB bukanlah perkara besar untuk sebagian jenis mobil. Namun untuk Tesla yang dicitrakan sebagai mobil listrik canggih masa depan, hilangnya port USB sangat berpengaruh. Bagaimana dengan perusahaan sewa mobil yang sudah memesan 100 ribu unit? Kita lihat saja kelanjutannya.

Sumber: Electrek