Ilustrasi Meta dan Facebook dengan smartphone

Meta (perusahaan induk Facebook), seperti perusahaan teknologi besar lainnya, tampaknya juga belum yakin menerapkan kebijakan kerja di kantor.

Disebutkan bahwa Meta akan kembali membuka kantor-kantor pada Januari 2022 nanti. Mereka juga memberikan kelonggaran kepada para karyawan di Amerika Serikat dan Kanada untuk menundanya hingga Juni 2022. Karyawan yang merasa belum nyaman namun juga tidak ingin bekerja jarak jauh secara permanen bebas menundanya hingga pada bulan yang telah ditentukan.

Belum jelas apakah hal ini akan mempengaruhi kebijakan perusahaan di kantor-kantor lainnya seperti Eropa. Sebelumnya perusahaan Mark Zuckerberg ini mengumumkan rencana untuk menjaring 10.000 karyawan baru di Eropa untuk fokus metaverse.

Wakil Presiden SDM Janelle Gale mengatakan bahwa Meta masih akan “memprioritaskan kesehatan dan keamanan” di kantor untuk para karyawan yang akan ke kantor bulan depan. Namun pihak perusahaan juga menerima bahwa yang lainnya “belum cukup siap” untuk ikut.

Kebijakan ini datang dalam hitungan hari sejak Google menunda rencana untuk kerja di kantor. Sedangkan Microsoft sudah menetapkan hal ini beberapa bulan sebelumnya. Kasus COVID-19 yang meningkat di Amerika Serikat dan varian Omicron yang menimbulkan ketidakpastian walau para perusahaan tidak menyebutkannya secara spesifik.

Sumber: Wall Street Journal