Ilustrasi 3D logo gelap Instagram

Adam Mosseri sebagai CEO Instagram tampaknya ingin membuat Instagram lebih dari sekedar sosial media untuk gambar saja.

Mosseri memberikan posting menarik di Twitter yang berisi arah platform ini di masa depan. “Kami harus memikirkan kembali apa itu Instagram karena dunia ini berubah cepat dan kami harus berubah bersama dengannya,” ungkapnya. Ia mengungkapkan prioritas Instagram di tahun 2022, termasuk fokus ke video.

Posting ini menarik karena ada di platform yang bukan di perusahaannya. Namun juga kedua platform ini tampaknya semakin baik hubungan kerja samanya mengingat preview link dari Instagram bisa terlihat di Twitter.

Mosseri mengatakan bahwa Instagram akan “mengonsolidasikan semua produk video pada Reels dan terus mengembangkan produk itu.” Instagram juga tengah membuat berbagai perubahan bagaimana cara menangani video dalam beberapa bulan terakhir. Pada Oktober lalu, mereka menghapus merek IGTV untuk membawa video berdurasi lebih panjang pada umpan utama (main feed). Namun para pengguna harus mengakses ke Reels untuk melihat video lengkapnya.

Untuk para pembuat konten, Mosseri mengungkapkan bahwa platform mereka akan memperkenalkan alat monetisasi (monetization tools) lebih banyak untuk menghasilkan uang lebih banyak juga. Instagram juga akan fokus pada layanan pesan (messaging) dan transparansi untuk tahun 2022.

Selain itu, ada juga fokus untuk keamanan yang dibutuhkan oleh orang tua. Instagram sebelumnya telah menambahkan fitur kendali oleh orang tua pada bulan Maret lalu. Tahun depan juga akan ada umpan kronologis (chronological feed) bagi yang ingin melihat posting sesuai dengan urutan waktunya dibanding posting yang paling populer.

Semoga saja fitur-fitur yang ditambahkan tidak bersifat kontroversial seperti penghapusan tampilan dislike di YouTube. Namun setidaknya di Instagram, pembuat konten bisa memilih untuk tidak menampilkannya.

Sumber: Twitter