Ilustrasi Meta dan Facebook dengan smartphone

Perusahaan ini sudah melakukan pembaruan terkait bekerja di kantor. Setidaknya sudah terjadi enam kali.

Meta, yang menjadi nama baru perusahaan induk sebelumnya bernama Facebook, kembali melakukan pembaruan pada aturan yang berkaitan dengan bekerja di kantor. Kini tanggalnya menjadi 28 Maret. Penundaan untuk kesekian kalinya ini tentunya akan berdampak terhadap para karyawan dan bisa menjadi pertanda bahwa pandemi belum pada status aman.

Pada bulan Desember 2020 lalu, CEO Mark Zuckerberg pertama kali mengungkapkan kepada karyawannya bahwa mereka tidak perlu mendapatkan vaksin COVID-19 untuk kembali bekerja. Pada waktu itu, perusahaan memproyeksikan bekerja jarak jauh (dari rumah) akan terus berlanjut hingga setidaknya Juli 2021. Sempat juga perusahaan ini memajukan menjadi bulan Mei.

Namun kemunculan varian Delta memaksa Zuckerberg untuk mengubah sikapnya mengenai persyaratan vaksin. Ia juga mengubah target tanggal kembali ke kantor menjadi Oktober. Hingga Agustus tahun lalu, perusahaan ini kembali memundurkan kebijakan bekerja di kantor menjadi Januari 2022. Penyebaran Omicron kini membuat perusahaan kembali melakukan pembaruan pada kebijakan terkait dengan memberikan kesempatan untuk karyawannya di rumah selama tiga hingga lima bulan lagi melalui program khusus. Kini penetapan tanggal 28 Maret bersamaan dengan persyaratan baru untuk booster vaksin.

Berita terbaru ini memang tidak mengagetkan terutama dengan meningkatnya kasus COVID-19 di berbagai negara di seluruh dunia. Hal yang sama terjadi pada Microsoft tanpa tanggal pasti, Google yang juga menunda hingga bulan ini, bahkan Final Fantasy terbaru juga memundurkan tanggal peluncuran hingga setengah tahun.

Sumber: CNBC